PERBUATAN YANG HARUS DISEGERAKAN

Mengerjakan sesuatu secara tergesa-gesa termasuk perbutan setan. Bisikan setan menganjurkan untuk melakukan sesuatu dengan cepat supaya hasilnya tidak sempurna. Namun ada perbuatan yang dilakukan dengan cepat dengan hasil yang sempurna, bukanlah termasuk di dalam bisikan setan.
Suatu perbuataan baik yang dilakukan dengan penuh pertimbangan dan kesempurnaan merupakan salah satu ciri perbuatan yang didominasi oleh bisikan Allah SWT, diantaranya ada lima perbuatan yang seharusnya dilakukan secepatnya, kurang lebih seperti itulah keterangan di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Hatim Al-‘Asham, “Tergesa-gesa adalah pekerjaan setan kecuali lima hal”. Maksudnya lima hal ini adalah sunnah Rasulullah SAW, yaitu:
1. Memberikan hidangan kepada tamu.
2. Merawat jenazah.
3. Menikahkan anak perempuan.
4. Membayar hutang.
5. Taubat.

PERTAMA
Memberikan hidangan kepada tamu.
Islam sangat menghormati orang lain termasuk tamu, oleh karena itu memberikan hidangan kepada tamu yang dilakukan sesegera mungkin adalah perbuatan sunnah. Sunnah yang demikian ini dimaksudkan agar terjalin hubungan saling menghormati antar sesama, terutama sesama muslim. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ أَطْعَمَ أَخَاهُ الْمُسْلِمُ شَهْوَتَهُ حَرَّمَه اللهُ تَعَلىَ عَلىَ النَّارِ
Artinya:
“Barang siapa yang memberikan makanan kepada seorang muslim sesuai dengan yang diinginkan, maka Allah akan mengharamkannya api Neraka”

KEDUA
Merawat jenazah.
Jenazah orang-orang yang baik menginginkan untuk segera menikmati tempat kenikmatan di alam kubur yang dijanjikan oleh Allah SWT. Terlepas bagaimana nikmat tersebut dan dimana alam kubur ini masih ada perbedaan pendapat di kalangan ulama. Termasuk apakah yang mendapat nikmat itu fisik atau non-fisik

KETIGA
Menikahkan anak perempuan.
Hal ini sangatlah penting diketahui bagi orang tua atau wali nikah yang punya tanggung jawab dan kewajiban untuk menikahkan anak perempuan yang ada dalam kekuasaannya. Tak perlu diragukan lagi, bahwa berpacaran lebih dekat kepada kemaksiatan bagi orang-orang yang kurang mampu mengendalikan dirinya. Oleh karena itu nikahkan dengan segera jika ada insan yang sudah saling mencintai dan saling mengenal satu sama lain.
Berdasarkan hadits Rasulullah SAW:
مَنْ زَوَّجَ بِنْتًا تَوَجَّهَ الله ُيَوْمَ القِيَامَة ِتاَجَ الْمُلوُكِ
Artinya:
“Barangsiapa yang menikahkan anak perempuannya, maka pada hari kiamat akan menghadap kepada Allah dengan (memakai) mahkota”

KEEMPAT
Membayar hutang.
Agaknya kekhawatiran Islam terhadap kematian begitu kental dalam ajaran agama ini, lalu apa hubungannya dengan masalah yang keempat ini? Dikhawatirkan orang yang meninggal tersebut mempunyai sangkutan ‘haqqul adami’ berupa hutang, maka hutang harus segera dibayar, tanpa harus menundanya. Menunda hutang termasuk perbuatan dzalim karena tergolong orang yang meremehkan kewajiban.

KELIMA
Taubat.
Taubat termasuk perbuatan harus segera dilakukan, katerlambatan taubat yang kemudian diserobot oleh kematian akan berakibat fatal (baca: su’ul khatimah).
Rasulullah SAW yang dijanjikan Surga oleh Allah SWT dan ma’shum dari perbuatan maksiat saja mengucapkan:
رَبِ اغْفِرْلِى وَتُبْ عَليَّ إِنَكَ أَنْتَ التَوَابُ الغَفُوْرُ
Minimal seratus kali!
Lalu bagaimana dengan kita semua umatnya yang selalu bergelimang dosa? Tentu harus lebih berlipat-lipat kali dalam membaca Istighfar dan bacaan diatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s